Rabu, 25 Juni 2008
Kembali turun gunung untuk melakukan instalasi. Pelanggan yang akan di install adalah Yayasan Misi Masyarakat Pedalaman di Kuala Randau, Kalimantan Barat, produk yang di ambil adalah BLITZ, VSAT Ku Band.
Pukul 06.00, sudah siap dari kost untuk berangkat menuju kantor, di jemput di kantor dan di antar menuju bandara. Transportasi ke lokasi menggunakan pesawat. Kali ini yang di pakai adalah pesawat dengan baling2 di hidung dengan max penumpang 6 orang. Sudah 2 kali naik pesawat ini. Tempat duduk, tepat di sebelah Pilot, jadi bisa di katakan jadi Co-Pilot nya, hehehe.
Setelah sampai di bandara take Off jam 08.30, molor 1.5 jam dari jadwal. penyebab molor nya waktu berangkat terbilang unik. Jadi pesawat tipe ini mempunyai limit beban angkut. Semua orang / barang yang akan naik ke pesawat harus di timbang secara detail, sehingga tidak melebihi limit beban angkut, kalau lebih mungkin pesawat tidak bisa terbang :D. Dan hari ini, beban angkut sepertinya lebih sekitar 100Kg, jadi harus ada barang yang di tinggal tidak jadi di angkut (knapa bukan aku aja ya yang di tinggal, hehehe). Barang2 yang di kirimkan sebenarnya banyak di temui di toko2 swalayan, sebut saja telur, susu, biskuit, mie instan, keripik, tetapi karena orang yang request ada di pedalaman maka barang2 itu harus di supply dari Pontianak (berapa ya ongkos kirimnya ? :D).
Duduk di samping Pilot, pada saat akan take off, Co-Pilot : Mode On, denger percakapan pilot sama menara ATC, ternyata petugas menara pengawas-e cewek, baru tahu aku klo ada petugas ATC yang cewek, apalagi pandu take off / landing pesawat komersil, klo salah dikit kan bisa tabrakan tuh.
Perjalanan ke lokasi dengan pesawat di tempuh +/- 30 menit. Kalau di tempuh lewat darat bisa jadi 1 hari lebih :D.
Mendarat dengan selamat. Dan yang menyambut ternyata buanyak banget, memang bener2 pedalaman kali ya, banyak anak kecil, ibu2 nongkrong sambil bawa payung. Padahal yang berkepentingan paling hanya 5 orang saja, lha yang datang kok sekampung :)). Apalagi pas nurunin barang, anak kecil pada ngrubutin semua, kayak mo bagi2 sembako ;)).
Duduk di samping Pilot, pada saat akan take off, Co-Pilot : Mode On, denger percakapan pilot sama menara ATC, ternyata petugas menara pengawas-e cewek, baru tahu aku klo ada petugas ATC yang cewek, apalagi pandu take off / landing pesawat komersil, klo salah dikit kan bisa tabrakan tuh.
Perjalanan ke lokasi dengan pesawat di tempuh +/- 30 menit. Kalau di tempuh lewat darat bisa jadi 1 hari lebih :D.
Mendarat dengan selamat. Dan yang menyambut ternyata buanyak banget, memang bener2 pedalaman kali ya, banyak anak kecil, ibu2 nongkrong sambil bawa payung. Padahal yang berkepentingan paling hanya 5 orang saja, lha yang datang kok sekampung :)). Apalagi pas nurunin barang, anak kecil pada ngrubutin semua, kayak mo bagi2 sembako ;)).
Tempat perangkat di install lumayan jauh dari bandara (layak nda ya klo di bilang bandara, lha wong landasannya aja masih rumput, nda ada cek in, apalagi detektor x-ray ?:)) ), jalan kira2 20 menitan.
Setelah sampai, langsung action pasang sana pasang sini, kutak kutik sana kutak kutik sini, dan tiba ... tiba ... barangnya kurang satu :((. cek pesawat, sapa tau ketinggalan di pesawat, cek hanggar, sapa tau di tinggal barangnya karena over limit waktu mau berangkat, cek di kantor mungkin di keluarin pas cek barang. ternyata nihil semua :((. putar otak, mutar2 badan, glimbang glimbung mikir (hiperbolis nih). akhirnya ambil tindakan nelp Jakarta buat request lagi barangnya, kendala lain muncul, mau di kirim ke lokasi pakai apa ? lha wong pesawat nya aja nda tiap hari ;)). mikir lagi ... mikir ... mikir .... mikir .... capek mikir, makan siang dulu dah ;)).
Setelah makan siang, akhirnya mutusin untuk ke daerah kecamatan, untuk nyari tukang las, minta bikinin 1 barang yang kurang. and the other adventure begin .....
Perjalanan ke kecamatan, akan di tempuh dalam waktu kira2 2 jam (waks...ke daerah kecamatan aja 2 jam ? gimana klo ke kabupaten, apalagi propinsi ? weleh2), yo wes di jalanin aja, memang ini solusi yang paling cepat dan bisa di take action langsung.
Akhirnya berangkat jam 2 siang. MasyaAllah, jalan yang di lewati kok yo lebih parah dari jalan makadam. Pfiuh. apalagi pada satu titik jalan, ada truk yang nyangkut di tengah jalan, macet dah semua mobil nda bisa lewat, untung pake motor ;)), jadi bisa nylempit sana nylempit sini, akhirnya si komo bisa lewat. Jarak masih jauh dari tujuan, pantat dah mulai sakit, haus, panas, dan kiri kanan banyak pohon cemara :D, untung yang bawa motor kok ya jago (udah trayeknya kali ya, tiap hari jalan ;)) ).
Yang di tunggu datang juga, Sampai di tukang las!, horay ... horay ... horay.waktu tempuh ternyata cuman 1.5jam, ngirit 0.5jam perjalanan. Langsung menyampaikan maksud dan tujuan ke tukang las. Pletang ... dzig...pletok...cting....tok ... tok ... akhir-e jam 17.15 selesai juga barangnya, lumayan lama euy. ongkos-e 250rb, huhuhuhu, muahal betul. nda papa wes, charge kantor juga :D. daripada balik ke Pontianak, lebih mahal ongkos-e.
Setelah sampai, langsung action pasang sana pasang sini, kutak kutik sana kutak kutik sini, dan tiba ... tiba ... barangnya kurang satu :((. cek pesawat, sapa tau ketinggalan di pesawat, cek hanggar, sapa tau di tinggal barangnya karena over limit waktu mau berangkat, cek di kantor mungkin di keluarin pas cek barang. ternyata nihil semua :((. putar otak, mutar2 badan, glimbang glimbung mikir (hiperbolis nih). akhirnya ambil tindakan nelp Jakarta buat request lagi barangnya, kendala lain muncul, mau di kirim ke lokasi pakai apa ? lha wong pesawat nya aja nda tiap hari ;)). mikir lagi ... mikir ... mikir .... mikir .... capek mikir, makan siang dulu dah ;)).
Setelah makan siang, akhirnya mutusin untuk ke daerah kecamatan, untuk nyari tukang las, minta bikinin 1 barang yang kurang. and the other adventure begin .....
Perjalanan ke kecamatan, akan di tempuh dalam waktu kira2 2 jam (waks...ke daerah kecamatan aja 2 jam ? gimana klo ke kabupaten, apalagi propinsi ? weleh2), yo wes di jalanin aja, memang ini solusi yang paling cepat dan bisa di take action langsung.
Akhirnya berangkat jam 2 siang. MasyaAllah, jalan yang di lewati kok yo lebih parah dari jalan makadam. Pfiuh. apalagi pada satu titik jalan, ada truk yang nyangkut di tengah jalan, macet dah semua mobil nda bisa lewat, untung pake motor ;)), jadi bisa nylempit sana nylempit sini, akhirnya si komo bisa lewat. Jarak masih jauh dari tujuan, pantat dah mulai sakit, haus, panas, dan kiri kanan banyak pohon cemara :D, untung yang bawa motor kok ya jago (udah trayeknya kali ya, tiap hari jalan ;)) ).
Yang di tunggu datang juga, Sampai di tukang las!, horay ... horay ... horay.waktu tempuh ternyata cuman 1.5jam, ngirit 0.5jam perjalanan. Langsung menyampaikan maksud dan tujuan ke tukang las. Pletang ... dzig...pletok...cting....tok ... tok ... akhir-e jam 17.15 selesai juga barangnya, lumayan lama euy. ongkos-e 250rb, huhuhuhu, muahal betul. nda papa wes, charge kantor juga :D. daripada balik ke Pontianak, lebih mahal ongkos-e.
Perjalanan di mulai lagi. perjalanan pulang lebih berat, karena suasana sudah mulai gelap, dan sopire rada2 nda jelas klo malem. Ternyata perjalanan pulang di temani dengan berbagai macam binatang. Mulai dari Ular yang melintas di jalan, babi hutan yang nyelonong aja nyebrangnya, anjing liar yang nda mau minggir, sampe tikus yang mau bunuh diri nabrakin diri ke motor, hehehe. waktu tempuh lebih lama dari waktu berangkat. sampai di lokasi sekitar jam 19.30.
sampai di lokasi, langsung makan malam, dan nerusin pasang perangkatnya. kletak kletok sebentar, pasang alat yang baru di bikin. selesai jam 21.30 langsung mandi, genset di matikan jam 22.00, semua listrik mati, dan mata udah ngantuk. langsung istirahat. zzzzzzz.................
Kamis, 26 Juni 2008
Bangun jam 07.00, sarapan, langsung tancap gas ngerja in lagi jam 07.30. pengerjaan bagian atas vsat, pemasangan feed horn, pemasangan kabel dan konektor. Dan mulai pointing, hanya sekitar 15 menit sudah di ketahui arah satelite.
sampai di lokasi, langsung makan malam, dan nerusin pasang perangkatnya. kletak kletok sebentar, pasang alat yang baru di bikin. selesai jam 21.30 langsung mandi, genset di matikan jam 22.00, semua listrik mati, dan mata udah ngantuk. langsung istirahat. zzzzzzz.................
Kamis, 26 Juni 2008
Bangun jam 07.00, sarapan, langsung tancap gas ngerja in lagi jam 07.30. pengerjaan bagian atas vsat, pemasangan feed horn, pemasangan kabel dan konektor. Dan mulai pointing, hanya sekitar 15 menit sudah di ketahui arah satelite.
Perbaikan pondasi, memakan waktu hampir setengah hari sampai jam 14.00. Dilakukan pemindahan vsat ke pondasi baru, dan pointing ulang. tidak sampai 1 jam, sudah di dapat signal maksimal. Penarikan kabel ke lokasi indoor, pengetesan ulang jaringan dari indoor, semua berjalan normal, and finally going online from jungle :D.
online sampai jam 21.30.....genset di matikan dan langsung di lanjut tidur. zzzzzz............
online sampai jam 21.30.....genset di matikan dan langsung di lanjut tidur. zzzzzz............
Jum'at, 27 Juni 2008
cek fisik outdoor, ambil beberapa foto untuk dokumentasi, dan pengecekan ulang link. Jam 10.00 take off ke Pontianak. Sampai Pontianak jam 10.45. Di jemput jam 11.15. Sampai kost jam 11.45. Langsung Jum'atan. End.